First Man, walk on the Moon

Akhir-akhir ini saya terobsesi dengan Bintang, tidak hanya memandangnya tapi mencoba merekam dengan kamera saya. Tidak mudah dan membutuhkan banyak trik, tapi sebaliknya berhasil saya semakin ketagihan untuk memotonya di tempat-tempat yang berbeda. But that’s it, I never dreamed to go to the moon and being an astronaut. Nope! Never. Movie is enough :-p

Mini Synopsis :

Setelah kehilangan putrinya karena kanker, Neil Armstrong (Ryan Gosling) mendaftarkan diri menjadi astronot di proyek NASA dalam misi ke bulan. Bukan semacam lotere, kepergianya diantar oleh perjuangan yng berat, teman-teman yang tewas, dan impian yng besar. Sebagai orang pertama yang menginjakkan kaki ke bumi, Neil memiliki misi yang tak kalah penting bagi dirinya dan Karen.

Neil Armstrong on screen.

Diangkat dari novel biografi tentang orang pertama yang mendarat di bumi tapi film ini tetap masuk dalam ranah science fiction bisa jadi karena banyak detail yang ditambahkan oleh Damien Chazzel sang sutradara untuk membuat film ini lebih “berasa”.

Selama ini kita mendengar kisah perjalanan manusia yang luar biasa bernama Neil Armstrong dan kejayaannya. Tapi film ini cukup kelam dan depresi untuk saya nikmati selama lebih dari 2 jam. But hey! Don’t we addicted to some kind of sadness right?! Saya sendiri cukup surprise saat Chazzel yang berhasil menggarap film musical; La La Land sedemikian ceria dan berwarna tiba2 menggarap film drama yang cukup berat dan sesak.

Sepertinya Ryan Gosling menjadi “muse” bagi Chezzel dan menambah daftar deretan director-actor setelah Burton-Depp, Waltz-Tarantino dan Scorsese-diCaprio. Ryan sendiri berhasil menjadi seorang astronot murung, introvert, namun menjadi sosok ayah yang hangat, film ini banyak menggunakan close up angle dan hands-free technic untuk memperkuat emosi karakter dalam menyampaikan cerita. Ada satu bagian musical yang kiranya menjadi trade-mark Chazzel.

Film sempat terhenti karena masalah teknis, total ada 5 orang yang walk-out sebelum film berakhir, tapi saya tetap merekomendasikan untuk menonton film biopic satu ini. Adegan di bulan menjadi favorite saya. Berhasil. 8 out of 10*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s