The Avengers : Infinity War

Directed by Anthony Russo & John Russo

Sampai hari ini saya masih berfikir, perlu gak sih nulis review The Avenger ? Secara bisa dibilang saya baru nonton film ini setelah 3 minggu di release dan pasti semua orang sudah nonton kecuali saya. Walaupun begitu kemarin bioskop belum juga surut, kita nonton show terakhir dan spoiler sudah bersliweran di social media. Guys! Really?!

Mini synopsis :

The Avengers kembali berkumpul sejak Hulk (Mark Ruffalo) dilemparkan kembali ke bumi untuk memperingatkan adanya tamu tak diundang yang berpeluang untuk melakukan genosida terhadap penduduknya. Thanos sang pemimpin dari planet Titan bersama anak buahnya membuat para Avengers kewalahan untuk mempertahankan batu-batu abadi yang disimpan di bumi. Thor (Chris Hemsworth) dalam misi membuat senjata pamungkas bersama Rocket mencari si empu di tengah planet yang sudah di menjadi puing ulah Thanos. Wakanda menjadi titik pertempuran yang sepertinya tidak akan berakhir dengan kemenangan.

Marvel setting very high standard

Sejak release sudah banyak netizen yang memberikan score 8 sampai 10 dari total 10 bintang. Mana ada film yang sempurna ? Pikir saya. But then… film 2,5 jam ini tidak membuat saya dan kebanyakan orang di dalam bioskop ini kecewa. Saya bisa konstan menikmati film ini dari menit pertama hingga akhir dimana kadang2 hal itu susah saya lakukan untuk menonton film superhero yang berdurasi lebih dari 90 menit.

So many favorite moments.

Hollywood sudah jago sekali untuk membuat CGI menjadi makhluk yang beremosi, prestasi yang bisa dibilang cukup panjang untuk sampai di sini. Bahkan harus saya bilang sudah jauh lebih baik dari teknologi AVATAR nya James Cameron. Dan skill memunculkan superhero cukup tak bercela dan memorable. Favorite scene saya ketika muncul the avenger menyelamatkan The Vision di stasiun kereta. I know its gonna be cool. Armor terbarunya Iron Man dan Spider Iron juga selalu bikin saya geleng2 kepala saking kerennya. Fakta bahwa Thanos mampu menarik bulan untuk dilemparkan ke muka si Iron Man ini semacam standar baru kejahatan ultimatum seorang villain. And girls fight?! Jelas dibuat untuk memanjakan fans-fans yang selalu punya “this thing” tentang wanita-wanita dengan skill bela diri. Dan semua hummornya berhasil menurut saya, termasuk star-lord (Chris Pratt) yang masih setia dengan karakter nya yg konyol dan manusiawi. Cukup tidak berguna tapi berhasil memberi warna ditengah film perang milik Marvel yang bisa terjebak di “keseriusan” yang membosankan.

I love love love about this one! 9/10* #ShortReview

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s