Pacific Rim reopen?!

Pacific Rim : Uprising

Directed by : Steven F. D’knight (Daredevil, Smallvile, Spartacus)

Robot vs Monster tak ada matinya.

Saya sengaja menurunkan ekspektasi saat Guilermo Del Torro tidak lagi menyutradarai sekuel film Pacific Rim kali ini. Walaupun film pertama cukup flop, harus diakui berhasil mengambil untung dari penjualan tiket seluruh dunia. Saya sendiri yang bisa dibilang cukup bosan dengan Transformers merasa HARUS menonton film Robot2an dan monster2an di layar lebar. Because it’s fun and satisfying ! Hidup film robot.

Mini synopsis :

Setelah 10 tahun Celah pasifik tempat para Kaiju (Monster Raksasa Alien) memasuki bumi berhasil ditutup oleh pilot Jaeger (Robot Raksasa buatan manusia) dengan aksi heroic Stacker Pentecost. Kini sang anak; Jake (John Boyega) seperti mewarisi tugas menyelamatkan dunia. Kali ini Tak hanya dari Kaiju yang ingin menghancurkan dunia, tapi juga melawan Jaeger lain yang sudah terkontaminasi dan juga Monster hybrid setengah Robot. Dibantu mantan rivalnya; Nate (Scott Eastwood) dan segerombolan pilot baru dengan misi menutup Celah di tengah pasifik sekali lagi.

Thank God to John Boyega.

Bintang baru yang sukses di star wars; Boyega tampil cukup mengkilat di film science fiction ini, selain karena dia aktor yg bagus tapi juga karena tidak banyak lawan main yang berarti. Tapi… tidak ada yang menggantikan karismatiknya Idris Elba di film pertama, but hey! It’s different era. Kalau para penggemar Kaiju adalah anak 80an dan 90an, film ini cukup vivid diperuntukkan khusus buat millenials. Dan inilah satu2nya yang cukup mengganggu saya, kenapa bocah2 SMP ini diberi tugas sedemikian penting menjadi pilot Robot2 raksasa yang harganya pasti luar biasa? Dimana orang2 dewasanya? 80% Pilot nya beneran baru puber. Jaman saya seumuran mereka masih ikutan pramuka, kemping, dqn belajar tali temali nggqk belajar jadi pilot. Bring Charlie Hunnam back!

Jika budaya Kaiju berasal dari Jepang, film PR : uprising ini bisa dibilang sangat “cina”. I’m not being racist, but it’s true. Semua teknologi, karakter tambahan, musuh2 baru, pahlawan baru semua Made in China. Bahkan karakter jepang wanita dari film pertama dimatikan cukup awal. Well… demo Gross Movie, Hollywood siap melakukan apa saja, it’s business ! Masih belum rela juga film klasik Karaté Kid belajar Kung-fu (lah dalah).

The Good Part.

Tapi Pacific Rim 2018 sudah belajar dari kesalahan film sebelumnya. Jika film awal tahun 2013 dinilai cukup membosankan karena terlalu banyak tinju2an Monster dan robot dan terlalu panjang, film kali ini bahkan cuma muncul 3 Kaiju. Tapi pertarungan yg cukup bervariasi dari awal cukup membuat saya bertahan, walaupun… di akhir2 muncul robot lain-lain yang tidak memiliki Proper introduction. But it’s still fun to watch. Siapa yang tidak menikmati pertarungan Monster-monster dan robot-robot di tengah kota menghancurkan gedung-gedung pencakar langit di sydney hingga ke tokyo. Film nya lebih mudah dicerna untuk penonton muda, tapi kelewat dangkal untuk penggemar setia.

7 out of 10* entertaining tapi lumayan aja ! #ShortReview #PasificRim #SofianHadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s