Pengabdi Setan – the Satan’s slave

Saya ingat benar sewaktu kecil nonton film ini, sedikit kabur saya cuma mengingat bagian kecil saja, mulai dari hantu mayat hidup macam zombie, dan kuntilanak diatas pohon sisanya saya tak ingat lagi. Setelah nonton rame-rame versi 2017 keinginan saya hunting film klasiknya semakin kuat.

Mini synopsis :

Setelah sepeninggalan sang Ibu, keluarga Pak Munarto dan dua anaknya; Rita dan Tommy menerima seorang housekeeper bernama Darminah yang mirip dengan seorang dukun. Dengan kehadiran Darminah tersebut semakin banyak kejadian aneh dan menakutkan dan orang2 disekitar mereka mati satu persatu. Apakah murni balas dendam atau ada kultus setan yang mendasari keganjilan di keluarga ini.

Classic Horror

There something about 80s movies. Walaupun tidak menakutkan buat saya ditonton saat ini, mungkin berbeda jika disaksikan jaman dulu. Rumah besar bergaya Belanda dengan candela kaca yang diketuk2 hantu, dan piano yg dimainkan oleh hantu mantan yang berdarah-darah bisa jadi cukup hounting.

Plot ceritanya cukup simple dengan penutup instan ala film horror jaman dulu. Pengkarakteran tokoh Rita cukup jumping menurut saya, sebentar sangat lemah lembut, sebentar terlihat pintar, dan kemudian berubah jadi gadis ketus dan pecinta rokok dan party plus sexy bebas rupanya. Demikian dengan Tommy yg jadi remaja sederhana menjadi pemberonta. Bagaimanapun adik kakak yang sehat pikiran ini membuat saya pusing saat mereka memutuskan untuk menggali kubur ibu nya. Maybe it’s a normal thing in the 80s, I don’t know.

I hate trashing movie, sumpah. Thanks God si Joko Anwar tidak lantas mentah-mentah me-remake film in. Kedalaman karakter, detail cerita, dan potensi jadi film panjang ber seri membuat saya excited dengan Pengabdi Setan versi baru.

Still a good cult classic movie 8 out of 10* #ShortReview #MovieJunky #ClassicPicture #FilmIndonesia

2 Comments Add yours

  1. Adisas says:

    Saran aja nih. Saya suka sama tulisan ini cuman, mohon perbaiki grammarnya. Kalau mau ada bing.nya sekalian lakukan dengan benar

    Like

    1. sofian hadi says:

      Thanks Adi sarannya.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s