Cek toko sebelah, bagus gak?

Cek toko Sebelah (2016)

Film by Ernest Prakasa.

Beberapa hari lalu saya posting 10 film terbaik 2016, eh saya diproses habis2an oleh teman2 baik saya, nggak cuma di tag di instagram dimana ada pak Jokowi, saya juga diminta pertanggungjawaban kenapa film ini bisa2nya nggak masuk di list saya. Dengan santainya saya jawab “blom nonton” hehehe. 3 hari kemudian secara eksklusif saya niatkan nonton film ini, jalan sendiri gak sempet ngajak temen, takutnya malah nonton film lain.

Mini synopsis :

Sebuah keluarga kecil baru saja kehilangan sosok ibu, dan tinggal ayah bernama koh afuk yang memaksa anak bungsu kesayanganya Edwin (ernest prakasa) melanjutkan bisnis toko sembako nya. Si anak sulung yohan (dhion wiyoko) merasa tersisih sebagai anak pertama, mencoba meyakinkan bapaknya bahwa dia mampu. Tapi terlambat, karena toko sudah dijual. that’s it?

Macam gorengan, film ini renyah, banyak Macemnya, asin manis gurih ada, harga terjangkau, cukup bikin kenyang, dan paling enak dimakan rame-rame. Duh baru kali ini pake analogi “gorengan”, Moga2 pas ya.

Ini adalah film ernest ke-2 yg saya tonton, 2 tahun lalu saya sempat ke bioskop nonton film pertamanya, saya cukup menikmati film “ngenest” tentang anak tionghoa yg dibully sejak kecil, dan film itu cukup personal buat ernest, itu kenapa porsi drama nya terlalu melankolis (untuk selera saya). Lalu? Film ke-2 ini bagaimana? Menurut saya cukup banyak peningkatan dari sisi plot dan pace. Walaupun menurut saya buanyakkkkk bgt adegan gak penting yg bisa dibuang, tapi saya nggak bosen nontonnya. Walaupun drama nya sudah jauh lebih baik, tapi saya tetep nggak nyaman nonton adegan emosional nya. Awkward. Kalau di film pertama dibantu Morgan Oey, film ini kebantu bgt dengan Dion Wiyoko. Belum lagi Aidina Wirasti kok cantik banget ya di sini, dambaan lah. Sejujurnya Ernest masih over shadows buat sebagai leading man.

Balik ke film. Buanyak bgt karakter film di sini yg dimunculkan, semuanya dpt sepotong kecil. Sebut saja cameo2 dr mantan sang istri, kehidupan pribadi di pemborong, si single mom yg sexy, anak gadis toko sebelah, bahkan klub judi nya yohan, buanyak deh! Macam tukang gorengan tadi, buanyak, ringan, renyah. Dan film ini paling pas ditonton rame2, saya sendirian sih cukup ngakak, tapi dengan keluarga pasti lbh enjoy. Banyak becandaan selangkangan, dan jokes seksis, jadi buat para feminist, relax! Sepertinya Ernest baru nonton warkop, maklum kalau agak2 terkontaminasi. Saya yakin film ke 3 ernest makin bagus, biar Nggak cuma Raditya Dika yg bikin film. Lagî pula film dengan culture tionghoa di indonesia bakal banyak bahannya dan cukup dekat dgn keseharian kita.

Overall I really enjoy the movie, is it perfect?! Nope! Tapi nggak mengecewakan lah 😉 8 out of 10* 

Maju terus #FilmIndonesia #ShortReview #MovieJunky 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s