Headshot. it is deadly 

Headshot (2016)

Nonton film ini tepat sehari setelah release, yak… seminggu lebih yang lalu dan belum punya waktu juga sampai hari ini. Salah satu film yang saya tunggu, selain karena saya penggemar Iko Uwais dan film2nya, kali ini ada Mo-Brothers yg duduk di bangku director dan Producer. 

Mini synopsis :

Seorang pemuda terdampar di sebuah pulau yang diselamatkan oleh dokter cantik bernama Ailin  (Chelsea Islan). Dinamailah pemuda ini, Ishmael (Iko uwais) seperti nama karakter di Novel kesukaannya. Belum kembali ingatan Ishmael karena peluru yg bersarang di tengkorak kepalanya, memaksa mereka harus mencari tahu siapa dirinya, bagaimana masa lalunya, dan kenapa orang2 yg ditemuinya menginginkan satu hal yang sama, yaitu ajal untuk Ishmael.

Impossible not to comparing.

Film ini diawali cukup payah. Logika penonton diinjak2 dengan kejamnya, bagaimana bisa penjara dgn pengamanan super ketat memiliki tuas pengaman di area sel yg gampang dimatikan narapidana kabur? nggak sampai di situ, penjara yg nggak terawat ini ternyata menggunakan kunci listrik yg canggih, dan konyolnya , penjara ini nggak punya back up power alias Genset . I mean… ini kaya penjara alcatraz dengan pengaman minim ala kost2an campur, kelewat gampang keluar masuk. #Ops

(Mini spoiler alert)

Hampir semua temen yang sudah nonton film ini membandingkan Headshot dengan the Raid, dan Mereka sepakat mengatakan Headshot punya cerita yg kelewat simple. Sebaliknya… menurut saya film ini punya ide yg cukup seru, bayangkan Iko Uwais harus melawan 5 orang Iko Uwais sekaligus. No… bukan kembar, tapi petarung yang dibesarkan bersama dari kecil hingga menjadi saudara. Setting yg indonesia banget, aksi yg keren dan closing silat vs kung-fu bersama sang ayah jadi penutup yg memuaskan . Walaupun chemistry Iko dan chelsea cukup dipaksakan dan mengganggu di awal film, pada akhirnya saya menikmati hubungan mereka di bagian akhir. Harus diakui, tanpa chelsea film ini cuma bakalan kaya makan nasi nggak pake lauk dan sayur. Hambarrrr! Mo brothers sepertinya sengaja karakter petarungnya dibikin nggak terlalu komikal macam the raid, makanya musuh2nya dibuat se-common mungkin, termasuk si Besi yg sangat “kekinian” hehehehe 

8 out of 10* Recommend action  movie. #ShortReview #MovieJunky 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s