Ben-Hur. Bloody brotherhood with Disney ending.

Salah satu film klasik kesukaan orangtua saya adalah Ben-Hur selain the Tenth Commandement dan tentu saya Ghost-nya Demi Moore. Sekitar smp saya memburu film2 klasik ini, termasuk sound of music dan Wizard of Oz. Dan BEN-HUR menjadi salah satu favorite saya, jauh sebelum saya menyukai Gladiator-nya Russell Crow. Begitu saya dengar akan ada remake film ini, antara excited dan khawatir.

Mini synopsis :

Kisah sebuah persahabatan antara Pangeran di Yerusalem, Judah Ben-Hur  (Jack huston), dan seorang anak yatim keturunan Roma; Messala  (Tobby Kebbel). Dengan masuknya roma ke tanah suci tidak hanya merusak persaudaraan tapi juga membunuh Yesus di salib. Sebuah pertandingan di circus milik roma menjadi penentuan manakah yang akan menang? Ambisi atau Kasih sayang.

Morgan Freeman is such a waste.

Sayangnya dari 5 menit pertama saya sudah sedikit kecewa karena film box office ini masih menyerupai film tv. Jangan-jangan Game of Thrones lebih cakep hasil akhirnya. Jack acting sudah maksimal, walaupun perubahan karakter yg dibangun cuma setipis suara menjadi lebih berat saja. Tapi bagaimanapun, saya berhasil melalui film hampir 2 jam cukup fokus dan enjoy. Film remake legendaris, cerita kompleks ala film klasik, dengan ending bahagia ria. Film keluarga kok ini, nggak ada sadistic yg mengkhawatirkan. 

My friend gives this movie a score of 7, I give it 7,5. Jadi biar adil… score film ini 7,25 out of 10* masih recommended kok. #ShortReview #MovieJunky 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s