Doodle Art, personalized your coffee.

Jaman dulu kita kenal kopi untuk Bapak-bapak dan orang tua, kini Coffee shop isinya anak muda dan wanita2 yang fashionable. Kopi sudah bukan lagi symbol macho-isme, kopi jaman sekarang sudah menjadi analogi gaya hidup kelas atas dan milik para millennial yang entah berapa juta uang jajannyasebulan. Nope, definitely not middle class.
Iseng jalan2 di Coffee shop milik Ismaya di Mall Cilandak Town square (citos), mata saya langsung tertuju pada cup kertas kopi takeaway milik Djournal Coffee. I love em, I wish I can just buy them. Sayangnya tidak mungkin, karena gelas kertas itu adalah karya peserta lomba Doodle Art yang diadakan sejak Agustus lalu untuk merayakan hari kemerdekaan.

Apa itu Doodles art? Pendeknya adalah seni bikin coretan, dari satu gambar “leads to” gambar lain lagi yg bermotif abstrak hingga yg bermakna. Dari cuma texture, sampai gambar ala komik favorite. Media diatas kertas dan menggunakan alat tulis atau spidol sederhana. Berikut penjelasan Wikipedia :

​”Doodles are simple drawings that can have concrete representational meaning or may just be composed of random and abstract lines, generally without ever lifting the drawing device off of the paper, in which case it is usually called a “scribble”. (Doodle – Wikipedia, the free encyclopedia)

Doodle art sendiri sempat trending sejak Google membuat kompetisi seru yang diberi nama Google Doodle pertengahan tahun ini. Logo google yang dimodifikasi sedemikian rupa akan menjadi logo di website google nantinya. Djournal Coffee membuat kompetisi ini sejak agustus, dan kemudian kopi Kapal Api pun ikutan membuat kompetisi yg sama, wefie with doodle art. Yang membedakan hanya media gambarnya. 
Ada dengan kopi dan doodling? Starbucks yang sempat sukses dengan penjualan tumbler dengan design kota2 di dunia, sepertinya minum kopi tetap harus “personal”. Packaging ternyata memberikan value lebih untuk para peminum kopi. Seperti halnya lifestyle, nggak salah jika produsen kopi2 ini terus membuat aktifasi yang “gue banget”

Selain Doodle competition, persis di luar Coffee shop juga sedang ada workshop Latte art yang juga menjadi serangkaian event memperingati hari kopi sedunia. “Hari gini masih jualan produk doang?”, nggak bisa. Inovasi packaging ini bisa jadi trik Marketing jitu yang tanpa tenaga langsung viral di dunia maya. Kapal api cuma modal hadiah 3juta, dan djournal hanya modal hadiah 5juta untuk kompetisi 3 bulan lamanya. Menarik bukan?
Jadi… kotak udah gak boleh cuma kotak, bungkus gak bisa cuma bungkus. Be creative with it, and be the talk of the town. 

Sofian Hadi

My favorite. #DjournalCoffeeDoodle

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s