​Seperti Pulang.

Sudah bertahun tahun rasanya saya sudah tidak lagi mendatangi pameran seni di gallery secara sengaja untuk bermain interpretasi dan imajinasi melalui karya seniman. Ternyata museum sekarang sudah sangat berbeda, isinya bukan lagi orang tua dan dewasa, banyak pelajar sd, smp, sma yang jangan2 tidak faham pameran ini tentang apa. Mengangkat komik macam panji tengkorak, si buta dari gua hantu, gundala putra petir, dan banyak superheroes milik Indonesia yang berjaya di tahun 80an. Museum sekarang layaknya background selfie dan foto OOTD yg sudah kehabisan spot di ibu kota. Nggak masyalah! Yang penting museum dan galeri rame, bocah2 yang cuma tau Superman dan Batman ini sesekali menikmati seni biar tidak canggung suatu kali saat menikmati da Vinci. 
Seperti pulang… ternyata saya merindu bau cat minyak dan texture canvas. Suatu hari nanti mungkin saya melukis lagi. Seperti pulang, saya seperti bertemu kawan kecil saya, legenda mister mlaar, dan punakawan.

Ada di Galeri Nasional sampai 22 agustus, lukisan karya dosen2 keren ini masih bisa jadi opsi selain ke mall. Gratis. #TjergamTaroeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s