Suicide Squad

Suicide Squad  (2016)

Nggak sebagus ekspektasi calon penonton sedunia.

Tapi Nggak sejelek apa yang kritikus bilang di reviewnya.

Mini synopsis :

Sebuah operasi gelap yang merekrut para penjahat paling berbahaya untuk misi penyelamatan. Dikontrol sebuah micro bom di leher mereka dan iming2 kebebasan, maka berkumpulah harley quin, killer crocs, head shoot, capt. boomerang, slipknot, the Witch dipimpin oleh Riggs Flag dan katana.

Sebuah show case Marketing yang berhasil, dan bahayanya Social Media menjadi kekuatan yang susah dikontrol. Film 2 jam lebih ini terlalu panjang, dan melemah bahkan jauh sebelum ketemu musuh utama. Yang saya sayangkan tentunya moment minum2 di bar dan ber-cengeng ria. Yes I get it, latar belakang yang menjelaskkan villain2 ini ternyata masih punya hati, It just too instant. Gong nya si Katana nangis2 depan pedang. Crucial? Penting banget? Lagi pula, Villains without bloods is like Sambel gak pake cabe. Gak pedes.

But… I love the first 15 minutes. I love the color, I love the music. Walaupun harley quin nyolong banget di film ini, tapi jangan lupa Jared Letto menciptakan Joker dengan versi yang saya suka banget!!!! Metrosexual, Flamboyant, Rock n Roll, Crazy, and dangerous. 7,5 out of 10* not that happy, but not that disappointing. Can’t wait the sequel. #ShortReview #MovieJunky

Best scène : kissing joker and harley and their fading color.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s