Little Prince

​Little Prince (2015)

Diangkat dari salah satu buku paling legendaris berjudul asli “Le Petite Prince”, dan pernah dibuat filmnya tahun 1974. Nggak ada yg saya ketahui lagi selain rekomendasi teman yg katanya “film kartun berat sekelas oscar” <– expectations leads to disappointment. Be careful. 

Cerita tentang gadis kecil yang dipersiapkan menjadi dewasa oleh ibunya bertemu dengan seorang kakek disebelah rumahnya. Sang kakek mendongeng tentang kisahnya bertemu dengan Little Prince di tengah gurun pasir dan berpetualang kemudian. Kisah tentang pangeran kecil, setangkai mawar, rubah liar dan bintang-bintang.

Film animasi ini sebenarnya bukan ditujukan untuk anak2, tapi untuk orang2 dewasa yang melupakan masa kanak2nya. Sama halnya dengan Alice in Wonderland, film ini banyak berbicara melalui simbol-simbol. Impian2 masa kecil yg dihancurkan oleh Businessman, raja yang mengira pengontrol semesta, atau manusia bertopi yang ketagihan pujian (jaman sekarang ketagihan “likes” or “loves”). Banyak banget yg bisa dibahas dari cantiknya sinematografi film ini. Not to mention the music, scoringnya romantis sekali. This movie is so poetic.

Jangan lupa, bahwa dahulu kala kita adalah pangeran2 kecil dan rubah2 liar. 

Best animation movie for sure. 9 out of 10* ingat! Bukan film anak2. #ShortReview #MovieJunky

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s